Jumat, 26 Agustus 2022

Day 7

Laporan Kegiatan Harian KKN UIN Sunan Gunung Djati Bandung


Jenis KKN : KKN Reguler Sisdamas

Hari Minggu

Tanggal : 31 Juli 2022 

Kegiatan : 1. Rembug warga dan refleksi sosial

                  2. Senam Jantung bersama ibu-ibu

Deskripsi : dalam menggapai pencapaian siklus 1 (satu) kita mengadakan rembug warga dan refleksi sosial untuk menganalisis program kerja yang akan dilakukan oleh kelompok kami. dikarenakan KKN SISDAMAS kami tidak membawa program kerja. sehingga untuk pembentukan program kerja itu conditional tergantung dengan kondisi daerah dan masyarakat tempat kita KKN

adapun hasil diskusi daripada rembug warga ialah

REMBUG WARGA 

Tgl : 31 Juli 2022 

Pukul : 14.00 - 


Siklus :

- minggu ke 1 : sosialisasi 


- minggu ke 2 : 

Pemetaan sosial dan orgamas 


- minggu ke 3 : perencanaan sinartif 


- Minggu ke 4 : pelaksanaan program dan evaluasi 



Permasalahan dari rembug warga 

- penanggulangan sampah

- penertiban posyandu

- keamanan lingkungan 

- ekonomi

- sumur bor 

- mck masjid 

- jaling 

- sarana air bersih

- pembuangan sampah 

- penataan taman di perum belum sesuai 

- kurang kesadaran ibu ibu untuk datang ke posyandu

- membangun kirmir 


Tidak mungkin untuk diselesaikan semua (sampah dan posyandu) untuk permasalahan yang lain kita bisa untuk musrenbang. 



Untuk penanganan yang di prioritaskan : 

- dalam jeda 1 bulan mhs hanya sebagai fasilitator min sudah ada 1 perubahan (2 program terwujud dan berkelanjutan) dan yang di prioritaskan yaitu sampah dan posyandu 

Posyandu sudah di rencanakan dari 2019 namun terkendala karena covid, jadi rencana pembangunan gedung posyandu sudah terencana lokasi di perum. 


- khusus sampah rt 07 sementara sudah berjalan panjang dulu ada TPS tapi sekarang di tutup karena kendala bau yang menyengat. 

- lalu dapat kebijakan baru yaitu sampah diangkut per/minggu yang akan di bawa ke TPA di cilawuya. Namun tetap beberapa warga membuang sampah ke walungan yang jadi PR yaitu 'bagaimana menertibkan warga untuk tidak membuang sampah ke walungan? Solusinya bagaimana penanggulangan sampah di RW ini?' jadi minggu ini kedudukan mhs sebagai motivator dan fasilitator untuk masyarakat 


Lalu di sepakati untuk permasalahan yang akan diselesaikan yaitu tentang "sampah" 

*bagaimana cara menanggulangi sampah


Menurut bapa / ibu bagaimana cara menanggulangi sampah yang baik di lingkungan ini? 

Jawab : 

Ali masuk :

Kalau terealisasikan, misal ada karang taruna jika ada karta bisa menangani masyarakat nah fungsi karta juga sebagai fasilitator untuk permasalahan sampah. 

Lalu kita juga akan memilah sampah organik dan anorganik.

Nah seterusnya kita akan membuat sampah dari bambu untuk pembuatannya kita akan berkerja bakti gunanya untuk menangani sementara. 


pendapat bu ai : 

Lokasi desa Cisitu berbeda dengan yang di kota saran dari ibu ini yaitu dengan membakar sampah karna disini punya hawu dari hawu di bawa ke kebun untuk dijadikan pupuk agar tidak di buang ke walungan, agar tidak mengeluarkan waktu yang banyak dan biaya yang banyak. 

Contoh di desa kertayasa : 

- sampah di desa tersebut dapat memisahkan sampah organik dan anorganik nah dari setiap rt disimpan tong yang di dalam tongnya tuh ada keran dimana air sampah tersebut bisa dijadikan pupuk yang bisa di gunakan untuk menyiram sampah. 

Sampah non organiknya di buat kerajinan seperti dompet, lalu dari botol bisa dijadikan pot, ecobreak bisa dibuat sebagai kenteng plastik. 

Lalu disana banyak budidaya bagot kaya belatung untuk mam sampah 

Sehingga dari desa tersebut kekurangan sampah. 

Namun kendala dari desa Cisitu ini tuh : masyarakat nya mager jadi lebih baik beli barang dari pada menggunakan sampah. 


Pa RW masuk : 

Intinya bagaimana warga 02 tidak membuang sampah ke walungan karna bakalan ke sawah 


Pa rt masuk : 

Ide kreatif apa yang ada di mahasiswa yang bisa ditawarkan ke masyarakat, jika kita budidaya bagot itu dinilai cukup sulit bagi masyarakat sini. 


Iqbal masuk : 

Untuk ide penanggulangan sampah 

- membuat bak sampah 

- akan membuat seminar untuk pembuangan sampah agar masyarakat sadar akan bahaya nya sampah

- membuat karta untuk menjadi fasilitator, biar warga iuran ke karta perihal pembuangan sampah. 


Pa rt nambahin : 

Kalau menghilangkan sampah ga bakalan bisa, nah warga disini ingin bagaimana mahasiswa menyadarkan masyarakat melalui pengetahuannya dan penjelasan ke masyarakat yang bisa menangani ekonomi/ engga. (Yang disetujui juga oleh bu ibu pkk) 


Pa rt masuk : 

- nah si bak nya gimana klo dibuat 1 bak besar dalam satu lingkungan / 1 bak yang akan disimpen di setiap rumah. Apabila mau dipilah boleh lebih bagus. Kalau mau penyubur tanaman juga bagus... 

Nah teknis yang dipilih mau yang mana? 


Ali masuk : 

Teknis bak sampah yaitu dengan mengamati dulu beberapa titik di masing masing rt yang akan dijadikan sebagai tempat bak sampah. Pembuatan itu teh dari warga itu sendiri dari bahan yang ada dilingkungan sini seperti kayu/ bambu. 


Sinta masuk : 

Cara mengurangi sampah 

- lbih bagus bawa keranjang/ tas belanja untuk mengurangi penggunaan sampah plastik 

- makan jika kita gunakan plastik maka ganti sama daun pisang. 


Pa RW masuk : 

Nah gimana transportasi untuk mengangkut sampah bila bak sampah sudah dibuat? 

Lalu jika sudah ada solusi bisa di musyawarah kan dengan para rt. 

Jadi sekarang permasalahannya : bagaimana transportasi akhir dari bak sampah ke pembuangan akhir. 


Solusi terakhir yang di pertanyakan : 

BAGAIMANA TRANSPORTASI DARI BAK SAMPAH KE TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR?


Dokumentasi : 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar